KEMBALI KE TANAH ASAL
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung
(Bagian ke 44)
Tuhan Yang Maha Esa Maha Raja Seluruh Alam
Tiada yang dapat mengetahui kehinaanku, kepapaanku,dan kelemahanku selainMu.
Maulaya: makrifatku dalam hati menuntut demi untukMu atas diriku sedangkan daku khusu' diambang gerbang pintuMu, bersujut didalam lapanganMu nan luas, ku datang menghampiriMu dengan penuh noda dan dosa, ku mohon maaf ampunanMu serta kemurahanMu, ku minta tersingkapnya tabir penutup untuk bertobat dan kembali kepadaMu.
Maulaya: Andaikan Engkau pikulkan atas pundakku beban dosaku, tiada bumi dapat mengangkatku, tiada pula langit dapat menaungiku, tiada satupun selain Engkau yang dapat memikul berat dosa dosaku, dan tiada satu lesan selain lesan lesan kemaafanMu yang sanggup melihat padaku, karena buruknya rupa yang dipenuhi oleh daki daki dosaku. Tiada satu makrifat dari sekian banyak makrifat makhluk makhlukMu yang sanggup mengajukan uzur untukku kepadaMu, lagi pula ia melihat dosaku dalam ma'rifatMu (perkenalanMu)
Maka tiada demi kemuliaanMu, sekali lagi tiadalah demi kemuliaanMu yang dapat menyelamatkan diriku dari padaMu kecuali Engkau, tiada pula daku dapat menghidarkan diri dari kemurkaanMu melainkan Engkau, tiada daku mempunyai alasan perihalku kecuali Engkau.
Maulaya: Daku memohon padaMu dengan RahmatMu; Daku meminta padaMu denan Nur CahayaMu: Daku ajukan pintaku padaMu denhan kebagusanMu: Daku harap harapkan padaMu dengan keindahanMu: Daku rindukan kepadaMu denganZatMu:Dengan WajahMu: Dengan DiriMu dengan sampingMu, dengan tanganMu, dengan RohMu, dengan mata penglihatanMu, dengan rumahMu, dengan somadiatMu, dengan seluruh sifatMu, dengan keagungan didalam mengagung agungkanMu, Daku memohon maaf dan ampunan setta kemurahan dan ku minta tabir penutup untuk dosa dosaku dengan taubat dan kembali padaMu.
Hilangkan pandangan nyata, timbulkan pandangan gaib satuan pandang pada Allah, tubuh luput insan nyata, luputnya tubuh bercahaya, nyatanya insan bertubuh Nur.
Jadikanlah kemauan yang bersungguh sungguh itu mahkota Roh kekalahan belenggu nafsu mati pakaian badan.
Makam pengguguran,
Lemparkan segala ikhtiar dan segala tuntutan, ini adalah derajat dalam lingkungan ma'rifat yang menuju jalan masuk "Al-Waqfah (berdiri tegak)". Dan mula pertamanya memasuki Al-Waqfah ialah mentiadakan(selain Allah) sebagai pendamping.
"Hanya sesungguhnya Al-Waqfah itu dengan Al-Haq (Allah) dimana tiada Tuhan selain Allah dan tiada selain-Nya. inilah maqam yang berkesudahan padanya nasib yang menguntungkan jiwa. Maqam dan tiadalah aku melakukan itu dari kemauanku sendiri"
-Tiada antara-Ku dan antaramu antara
- Tiada antara-Ku dan antaramu engkau
- Tiada antara-Ku dan antaramu perbuatan apapun
" Siapa yang mengenal-Ku dengan-Ku berarti mengenal dengan satu perkenalan yang tidak dapat diingkari lagi kemudian hari sama sekali"
" Bila engkau telah berdiri dihadirat-Ku, jangan hendaknya engkau keluar dari makammu, sehingga andaikan engkau dijumpai-dikala menyaksikan Aku oleh runtuhnya langit dan kehancuran bumi, engkau akan tetap juga dan tidak akan pergi menyingkir"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar