KEMBALI KE TANAH ASAL
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung
(Bagian ke 45)
TUHAN YANG MAHA ESA MAHA RAJA SELURUH ALAM
DANGTUANGKU RAJA ALAM MAINANG KABAU
Makna tersirat
DANGTUANG : bermakna dentum, bunyi, suara, kalam, aguang, atau canang.
KU: bermakna AKU, atau AKU NYA ALLAH
DANGTUANGKU : bermakna KALAM ALLAH atau KITABULLAH
ADAT BERSENDI SARA', SARA'BERSENDI KITABULLAH.
RAJA ALAM MAINANG KABAU
RAJA: bermakna Pemimpin, atau Penguasa
ALAM: bermana Wilayah atau daerah kekuasaan
MAINANG: bermakna memelihara,membelenggu,mengatur tingkah.
KABAU: bermakna kerbau, atau, binatang peliharaan, yang bermakna nafsu pada manusia.
Alam Mainangkabau, maknanya Wilayah membelenggu nafsu, ialah diri manusia yang terpimpim, oleh Ruh Sulthoni sebagai Khalipah nafsi, atau tingkah laku diri kemanusiaan, atau akhlak, atau adat sopan santun pergaulan sehari hari, atau hubungan sesama manusia dalam wilayah bermasyarakat.
Dimainangkabau dikatakan, kemana berjalan pergunakan aguang,
maleh batanyo sasek dijalan.
kok bakato dibawah bawah
kok mandi diilia ilia
aguang adalah mulut tempat keluarnya kata kata.
nan bayiak budi, nan indah baso
kata kata yang keluar jangan meninggi atau sombong,
budi bayiak baso katuju.
sakik diurang sakik diawak
lubuak aka tapian budi
jangan sampai menyinggung perasaan orang lain
mawas diri, tenggang rasa atau tepo selero
AKU adalah pemimpin
Pikir adalah sahaya atau saya adalah manusia terpimpin
saya adalah aku dibelakang pikir
saya adalah msyarakat yang terinang atau terpimpin
Pikir adalalah tempat lahir niat tingkah
Pikir yang terpimpin , energinya adalah Nur dari Penguasa atau Raja Alam mainangkabau, atau nafsu yang terpimpin
Pikir yang melayani tuntutan, daya daya, goda goda, yang bersumber dari nafsi kemanusiaan, energinya darah dari jantung, pikir terjajah nafsi, perbuatan yang dilakukan adalah tingkah diri nafsu,
bukan TINGKAH AKU ,atau tingkah laku,
dengan arti kata terjajah oleh dirinya sendiri
musuh yang paling besar adalah diri kita sendiri
makhluk yang tidak punya rohani , tidak berpikir
Makhluk yang tidak berpikir tujuan hidupnya KENANG
Pikir adalah Nur dari hati
pikir bukanlah hamba nafsi
tetapi pemimpin nafsi
Pikir bukanlah budak nafsu
KALAU KITA IBARATKAN PIKIR ITU SEBUAH KANTOR ATAU BANK
pegawai kantor itu adalah orang hati yang Berketuhanan atau berfungsi selaku Nur dari hati atau pelita hati.
nafsi adalah sebagai nasabah, pikir menerims
Tidak ada komentar:
Posting Komentar