Sabtu, 25 Januari 2014

Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung [ Bagian ke 50 ]

Anak kamanakan Kasih Sayang Tuhan
mana itu sayang
mana itu kasih
anak dipangku kemenakan dibimbing
roh kasap ke Allah
nafsi fana dengan Allah
sayang dipangku
kasih diberi
anak dipangku kemenakan dibimbing , orang kampung dipatenggangkan.
Hati menyatu setiap saat ke Allah
nafsi dengan kasih Tuhan Esa bersama manusia dalam amal dan Kuasa Allah Yang Maha Esa, dalam wilayah Kewalian, tiada Wali selain Allah
orang mukmin itu mencintai saudaranya sama dengan mencintai dirinya sendiri
Dengan Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Tidak terlepas dari kasih sayang Tuhan, setiap pekerjaan dengan kasih sayang Allah Yang Maha Adil. tidak menjadikan pemimpin selain dari pada Keesaan Allah
tidak hadirkan aku dalam rasa
jangan ada aku dalam rasa beramal, pikir akan merobah tujuan dalam kehidupan didunia ini, membawa kepada goda dunia, akan menjerumuskan hati pada terhijab, yang akibat hati buta pada kasih sayang Allah.
hati-hatilah anak kemenakan dalam menempuh ujian dunia yang penuh kepalsuan ini.
jangan tutup pintu hati ke dalam hati ke Allah
Masuklah ke Allah Dengan Allah
Ingat dengan Allah setiap saat, setiap detik, beramal dalam kepanaan dengan kuasa Allah Yang Maha Esa
Adat bersendi sara', sara' bersendi kata Allah, wilayah alam dikuasai Allah
Allah Maha Guru sekalian Alam, yang mengajarkan tanpa kata beruruf, Rabbika dalam rasaan.
Anak kemenakan kasih sayang Tuhan
berkasih sayanglah dengan allah
zahirkan Cinta Allah kepada siapapun
jangan terpengaruh rasa cinta yang lain dari daya-daya goda-goda dan rasa yang membawa ujud kuasa yang membawa kita kepada kesesatan yang nyata.
mari kita rukun dan damai dalam kasih sayang Tuhan, yang meliputi sikalian alam
yang tiada ditemukan di dalam ada
dan tetap ada di dalam tidak ada
Tuhan... jadikanlah kami selalu dalam Mu dan kasih sayang Mu
Roh ikhlas senang bergenbira satu ke dengan Mu, semata-mata Engkau yang Maha Kuasa seru sekalian alam
setiap detik, menit, jam, hari, pekan dan tahun
waktu berlalu , masa berjalan, umur berkurang, janjian mendekat
banyak dilihat, banyak dirasa
Tuhan... berapa lama lagi sisa umur ini
kecil wafat, besar juga meninggal, tua tetap berpulang
semua dalam rahasia ketentuan Mu
tolonglah aku jangan biarkan aku terlena, didunia ini dalam rasa, alam penuh karuniah dan rahmat dinikmati sementara yang membawa kehadiran ku kedalam nya
Engkau berkata! Aku lebih dekat kepada mu dari pada diri ku sendiri
Tuhan... aku dengan Mu ke Mu
roh islam ikhlas meninggal dunia menuju Allah dengan kehendak Allah, semata-mata Allah yang Maha Kuasa seru sekalian alam
ruh ikhlas meninggal jasat menuju Allah dengan kehendak Allah, semata-mata Allah Yang Maha Kuasa seru sekalian alam
Allah jadikanlah diri ku hamba yang tak berdaya, melainkan dalam Kuasa Mu dan amal Mu dalam bertingkah selama hidup ini
amin ya Allah 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar