KEMBALI KE TANAH ASAL
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung
(Bagian ke 43)
Tuhan Yang Maha Esa Maha Raja Seluruh Alam
Rahasia diri meliputi jasat
Rahasia Allah meliputi seluruh Alam dan seluruh jasat jasat yang kasar maupun yang halus.
Untuk membuka pintu gaib atau pintu nyawa. Dari Sir ke Rahasia Allah itu, tidak bisa dengan kekuatan diri diri yang banyak, atau dengan daya apapun selain kehendak Allah itu sendiri.
Firman Allah surat Sajdah) sujud:
Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa apa yang ada antara keduanya, dalam enam hari(masa) kemudian Dia Bersemayam (berkuasa) diatas 'arasy, tidak ada untukmu wali dan tidak pula penolong selain dari pada Nya. Tiadakah kamu mendapat peringatan.
Dia mengatur urusan dari langit sampai ke bumi, kemudian naik (kembali) kepada Nya pada hari yang lamanya seribu tahun, menurut apa yang kamu perhitungkan (sekarang)
Itulah (Allah) yang mengetahui barang yang gaib dan yang hadir lagi Maha Perkasa dan Penyayang.
Yang membaguskan tiap tiap sesuatu yang dijadikan Nya da Dia memulai kejadian manusia dari tanah (bumi)
Kemudian Dia jadikan anak cucunya (keturunannya) dari air yang hina (mani)
Kemudian Dia sempurnakan (kejadiannya) dan tiupkan Roh kedalamnya, dan dia adakan untukmu pendengaran, penglihatan dan hati, tetapi sedikit diantara kamu yang berterima kasih kepada Nya.
Surat An-nur:
Allah (memberi) Nur (cahaya) langit dan bumi umpama cahaya-Nya sebuah lubang didinding rumah didalamnya ada pelita, pelita itu didalam gelas, gelas itu seperti bintang yang berkilau kilauan, pelita dinyalakan dengan minyak pohon yang diberkati, yaitu minyak zaitun yang tumbuh bukan ditimur dan bukan pula dibarat, minyak itu hampir bercahaya dengan sendirinya, meskipun tiada disentuh api cahaya berdampingan dengan cahaya,Allah menunjuki siapa yang dikehendakiNya kepada CahayaNya itu. Allah menunjukkan beberapa contoh untuk manusia, Allah Maha mengetahui tiap tiap sesuatu.
Pelita itu dalam rumah (masjid) yang telah diizinkan Allah menghormatinya dan menyebut nama-Nya dalam rumah itu, serta tasbih didalamnya pagi dan petang..
Mari kita bersama-sama ingat dengan Allah setiap saat,
setiap detik
Sembayang 5 waktu dilaksanakan
Hukum kita taati
Sabda Rasulullah SAW
"Bahwa Allah SWT menjadikan 100 rahmat, satu rahmat diberikan untuk seluruh mahluk yang hidup diatas dunia ini. Dengan rahmat yang satu itulah berkasih sayang semua manusia, binatang dan jin, sedang 99 rahmat disediakan Allah untuk di alam akhirat nanti.
YANG TERUNGKAP dan SERBA SUCI
* Bagi-Nya wajah tanpa rupa
* Bagi-Nya mata tanpa kedip
* Bagi-Nya ucap tanpa huruf
* Bagi-Nya ilmu tanpa halaman
* Bagi-Nya dekat tanpa mana
* Bagi-Nya jauh tanpa hingga
DO'A
Ya Tuhanku:
Denganku daku hina
Dengan-MU daku mulia
Denganku daku papa
Dengan-MU daku kaya
Denganku daku lemah
Dengan-MU daku perkasa
Rabu, 06 November 2013
KEMBALI KE TANAH ASAL
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampung Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung
(Bagian ke 42)
Tuhan Yang Maha Esa Maha Raja Seluruh Alam
Dinamai Syariat kita sembah akan Allah, yakni kita kerjakan segala suruh Allah dan kita hentikan larangan Allah.
Tharikat itu kita kerjakan dengan rohani mencari Allah dengan ilmu dan amal bukan jasmani.
Hakikat itu kita pandang (musyahadah) kepada Allah dengan Nur yang dipertaruhkan Allah dalam lubuk hati kita.
Nur itu dinamai:
Nur Muhammad, Nurzatullah, Nur sifatullah, Nur ma'rifat, Nur samawi, Nur, Nur, Nur dan nama Allah itu, Nur af'alullah, Nur asma Allah, Nur iman, Nur islam, Nur ataupun nur semuanya itu tidak boleh dipisahkan satu sama lain.
Perumpamaan:
Agama islam sebagai kelapa
Syariat adalah buah kelapa.
Tharikat adalah membelah kulit kelapa (tempurung kelapa)
Hakikat mendapat minyak kelapa.
Ma'rifat ialah dapat merasa minyak kelapa.
Tharikat seumpama bersampan, berdayung mengarungi lautan, menyelami air laut itu.
Hakikat seumpama mendapat mutiara
Ma'rifat ialah kelezatan jiwa diwaktu memakai permata berlian tadi.
ini misal adalah sekedar mendekatkan faham apa yang dikatakan syariat, tharikat, hakikat, ma'rifat.
Ada kata kata yang sering didengungkan oleh seorang arif, bahwa:
Aku telah dimasukkan kedalam Cahaya Nya Nur, ucapan ini sekedar pengungkapan pengalaman sufiah belaka yang sulit untuk diuraikan, yang bersifat diri peribadi asli, andaikan dipaksakan juga untuk diterangkan, maka yang mendengar berbalik tidak mengerti uraiannya
Hal yang begini sulit dicari mahal didapat dan jarang ditemui, hanya orang orang pilihan.
Orang yang hidupnya laksana mayat, yang hidupnya dalam beribadah, hati dan amalnya berpadu dalam keikhlasan kepada Allah.
Bahwa tubuh itu (jasat) adalah suatu hakikat yang akan sirna dan bahwa tubuh itu merupakan baju ujian yang diciptakan oleh Allah untuk menguji roh.
Apakah roh itu bisa mencapai nisbahnya kepada Allah, lalu roh mengarahkan segenap kemampuannya untuk merindukan mencintai Allah.
Ataukah roh itu tertarik oleh jasat dengan memanjakan sahwat sahwatnya.
Engkau yang sebenarnya adalah dibalik dinding yang merupakan sahwat dan dibelakang tabir penutup sipat kemanusiaan.
Engkau yang sejati adalah suatu roh yang suci bersih, tanpa noda sahwat dan berapa jauh diatas ketinggian sifat kemanusiaan tanpa condong pada apapun dan tidak pula berkeinginan.
"Enyahkan jauh jauh dari mu segala apa yang engkau lihat, lepaskan dirimu dari daya tarik apapun dan dari pengaruh yang bagai manapun, juga teutama dari rangsangan renungan"
Keluarlah engkau dari ilmu pengetahuan, amal amalmu dan namamu sekalipun, keluarlah engkau dari huruf dan mshruf.
Lemparkan segala ibarat kebelakang punggungmu dan campakkan arti makna kebelakang ibarat dan lemparkan pendapat kebelakang arti makna dan masuklah engkau seorang diri (tunggal) niscaya engkau akan melihat.
Ia harus mencuci tangannya (sebersih bersihnya) baik dari pangkat dan kekayaan serta kekuasaannya,
Itulah sebenar penelanjangan yang sewajibnya untuk dapat masuk ke hadirat Ilahi...
Dan itu adalah suatu perjalanan rohani yang tidak dapat dicapai setiap orang, melainkan orang orang tertentu.
Rahasia didalam Rahasia
Khusus bagi yang khusus
Kalau kita telah mengenal diri kita Ma'rifat
Diri itu wajib diserahkan sama Allah
Hati Hati
Jangan mendirikan tuhan dalam diri
Untuk penyerahan diri yang sepurna
Kita harus keluar dari diri diri yang banyak
Diri yang halus maupun yang kasar
Tidak melalui guru guru lagi
Matikanlah dirimu sebelum engkau mati
Dalam kesendirian itu. Sir
Wukuf dalam A'rafah
A'uzubillahiminasyaitonirrojim
Bismillahirrahmanirrahim
Asyhaduanla ilahailallah Eaashaduanna Muhammad Rasulullah
La ilaha ilallah Muhammad rasulullah
Lahaula walaquwata illabillahil 'aliyil 'azim
Ruh ikhlas meninggal dunia menuju Allah dengan kehendak Allah
semata mata Allah yang Maha Kuasa seru sekalian alam
Dalam hal ini kita bukan lagi berpegang pada Allah, tetapi dengan Allah dipangkuan Allah
Rahasia diri meliputi jasat
Rahasia Allah meliputi
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampung Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung
(Bagian ke 42)
Tuhan Yang Maha Esa Maha Raja Seluruh Alam
Dinamai Syariat kita sembah akan Allah, yakni kita kerjakan segala suruh Allah dan kita hentikan larangan Allah.
Tharikat itu kita kerjakan dengan rohani mencari Allah dengan ilmu dan amal bukan jasmani.
Hakikat itu kita pandang (musyahadah) kepada Allah dengan Nur yang dipertaruhkan Allah dalam lubuk hati kita.
Nur itu dinamai:
Nur Muhammad, Nurzatullah, Nur sifatullah, Nur ma'rifat, Nur samawi, Nur, Nur, Nur dan nama Allah itu, Nur af'alullah, Nur asma Allah, Nur iman, Nur islam, Nur ataupun nur semuanya itu tidak boleh dipisahkan satu sama lain.
Perumpamaan:
Agama islam sebagai kelapa
Syariat adalah buah kelapa.
Tharikat adalah membelah kulit kelapa (tempurung kelapa)
Hakikat mendapat minyak kelapa.
Ma'rifat ialah dapat merasa minyak kelapa.
Tharikat seumpama bersampan, berdayung mengarungi lautan, menyelami air laut itu.
Hakikat seumpama mendapat mutiara
Ma'rifat ialah kelezatan jiwa diwaktu memakai permata berlian tadi.
ini misal adalah sekedar mendekatkan faham apa yang dikatakan syariat, tharikat, hakikat, ma'rifat.
Ada kata kata yang sering didengungkan oleh seorang arif, bahwa:
Aku telah dimasukkan kedalam Cahaya Nya Nur, ucapan ini sekedar pengungkapan pengalaman sufiah belaka yang sulit untuk diuraikan, yang bersifat diri peribadi asli, andaikan dipaksakan juga untuk diterangkan, maka yang mendengar berbalik tidak mengerti uraiannya
Hal yang begini sulit dicari mahal didapat dan jarang ditemui, hanya orang orang pilihan.
Orang yang hidupnya laksana mayat, yang hidupnya dalam beribadah, hati dan amalnya berpadu dalam keikhlasan kepada Allah.
Bahwa tubuh itu (jasat) adalah suatu hakikat yang akan sirna dan bahwa tubuh itu merupakan baju ujian yang diciptakan oleh Allah untuk menguji roh.
Apakah roh itu bisa mencapai nisbahnya kepada Allah, lalu roh mengarahkan segenap kemampuannya untuk merindukan mencintai Allah.
Ataukah roh itu tertarik oleh jasat dengan memanjakan sahwat sahwatnya.
Engkau yang sebenarnya adalah dibalik dinding yang merupakan sahwat dan dibelakang tabir penutup sipat kemanusiaan.
Engkau yang sejati adalah suatu roh yang suci bersih, tanpa noda sahwat dan berapa jauh diatas ketinggian sifat kemanusiaan tanpa condong pada apapun dan tidak pula berkeinginan.
"Enyahkan jauh jauh dari mu segala apa yang engkau lihat, lepaskan dirimu dari daya tarik apapun dan dari pengaruh yang bagai manapun, juga teutama dari rangsangan renungan"
Keluarlah engkau dari ilmu pengetahuan, amal amalmu dan namamu sekalipun, keluarlah engkau dari huruf dan mshruf.
Lemparkan segala ibarat kebelakang punggungmu dan campakkan arti makna kebelakang ibarat dan lemparkan pendapat kebelakang arti makna dan masuklah engkau seorang diri (tunggal) niscaya engkau akan melihat.
Ia harus mencuci tangannya (sebersih bersihnya) baik dari pangkat dan kekayaan serta kekuasaannya,
Itulah sebenar penelanjangan yang sewajibnya untuk dapat masuk ke hadirat Ilahi...
Dan itu adalah suatu perjalanan rohani yang tidak dapat dicapai setiap orang, melainkan orang orang tertentu.
Rahasia didalam Rahasia
Khusus bagi yang khusus
Kalau kita telah mengenal diri kita Ma'rifat
Diri itu wajib diserahkan sama Allah
Hati Hati
Jangan mendirikan tuhan dalam diri
Untuk penyerahan diri yang sepurna
Kita harus keluar dari diri diri yang banyak
Diri yang halus maupun yang kasar
Tidak melalui guru guru lagi
Matikanlah dirimu sebelum engkau mati
Dalam kesendirian itu. Sir
Wukuf dalam A'rafah
A'uzubillahiminasyaitonirrojim
Bismillahirrahmanirrahim
Asyhaduanla ilahailallah Eaashaduanna Muhammad Rasulullah
La ilaha ilallah Muhammad rasulullah
Lahaula walaquwata illabillahil 'aliyil 'azim
Ruh ikhlas meninggal dunia menuju Allah dengan kehendak Allah
semata mata Allah yang Maha Kuasa seru sekalian alam
Dalam hal ini kita bukan lagi berpegang pada Allah, tetapi dengan Allah dipangkuan Allah
Rahasia diri meliputi jasat
Rahasia Allah meliputi
Senin, 04 November 2013
KEMBALI KETANAH ASAL
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyuang
(Bagian ke 41)
Tuhan Yang Maha Esa Maha Raja Seluruh Alam
Kejadian bathin:
Soal:
Mana kejadian anak Adam Yang bathin ?
Jawab:
1. Wujud
2. Ilmu
3. Nur
4. Syuhud
Soal:
Apa arti wujud,ilmu,nur,syuhud ?
Jwab:
Arti wujud Zat Allah
Arti ilmu Sifat Allah
Arti Nur Asma Allah
Arti syuhud af'al Allah atau perbuatan Allah
Soal:
Zat itu jadi apa pada kita ?
Sifat itu jadi apa pada kita ?
Af'al itu jadi apa pada kita ?
Asma' itu jadi apa pada kita ?
Jawab:
Zat itu rahasia pada kita
Sifat itu nyawa pada kita
Af'al itu tubuh pada kita
Asama itu hati pada kita
Arifbillah
Orang yang mengetahui Tuhan
Orang yang tahu dengan Tuhan ialah orang yang tahu dengan dirinya dan tahu akan:
1. Asma' Allah
2. Af'al Allah
3. Sifat Allah
4. Zat Allah
Dan fahu akan lahir, bathin, baik, jahat, tidak suka kalau ia dipuji, tiada duka kalau ia dicela.
Siapa orang yang barilmu ?
Orang berilmu ialah orang yang tahu akan baik, jahat,lahir, bathin, awal, akhir, halal, haram, rukun, syarat, sah, dan bathal.
Misal misal, umpama umpama
Untuk mendekatkan faham
Bahwa Allah meliputi sekalian Alam
Al Qur'an
Allah Zat Yang Maha Esa meliputi sekalian alam
Untuk mendekatkan faham bagaimana yang dikatakan
I. Bahwa Allah Zat Yang Maha Esa meliputi seluruh alam yaitu:
Mari kita lihat laut, ombak, dan buih.
Laut, ombak, dan buih itu tempat menyatakan air jua,
tiada yang ada hanya semata mata air.
Maka tatkala bergeraklah air itu dinamakan ia ombak.
Tatkala ombak itu bergulung gulung ditiup angin, kelihatanlah ombak itu seperti buih seolah olah bunga air.
Maka tatkala luaslah gerak ombak buih itu air juga semata mata.
Kalau tidak ada air tidak akan ada buih
Kalau tidak air tidak akan ada ombak
Kalau tidak air tidak akan ada lautan
Air itulah yang meliputi laut ombak dan buih
Jika air tidak bergerak gerak dan tidak berbuih dan jika tidak pula air itu bertempat pada tempat yang luas tidaklah akan ada lautan.
Air itulah yang meliputi laut, ombak, dan buih, maka apa yang ada tidak lain ialah air semata mata.
Kira kira demikian misal untuk mendekatkan faham, Bahwa Allah Zat Yang Maha Esa meliputi tiap tiap sesuatu, yaitu meliputi seluruh alam. Tegasnya seluruh semesta alam diliputi oleh Sifat Ketuhanan Yang Maha Esa
II. Lihat sehelai kain
Kain itu terdiri dari benang
Benang itu terdiri dari kapas
Kalau tidak ada kapas benangpun tidak ada.
Kalau tidak ada benang kainpun tidak ada
Mengenai diri batu loncatan atau tangga untuk mengenal Allah
Berapa macam diri itu?
Diri itu tiga macam
1. Diri yang sebenar diri
2. Diri yang terperi
3. Diri yang terdiri
Sebenar diri itu keadaan kapas
Diri terperi keadaan benang
Diri terdiri keadaan kain.
Kain umpama Adam
Benang umpama Muhammad
Allah umpama kapas, untuk mendekatkan paham yakni Allah meliputi Muhammad dan Adam
Adam diri terdiri
Muhammad diri terperi
Allah meliputi sebenar benar diri
Ini adalah semata mata untuk mendekatkan paham saja, pada hakekatnya Allah yang tahu
Umpama misal,
Zat Allah itu rahasia diri kita
Sifat Allah itu rahasia nyawa kita
Af'al Allah itu rahasia tubuh kita
Asma' Allah itu rahasia hati kita
Jalan mencari Allah dalam tubuh kita ada 4 macam:
1 syariat
2 Tharikat
3 Hakikat
4 Ma'rifat
Syariat itu apa kepada Rasulullah ?
Tharikat itu apa kepada Rasulullah ?
Hakikat itu apa kepada Rasulullah ?
Ma'rifat itu apa kepada Rasulullah ?
Syariat itu beberapa kata Rasulullah
Tharikat itu beberapa fiil (pekerjaan) Rasulullah
Hakikat itu beberapa kelakuan Rasulillah
Ma'rifat itu kepala harta Rasulullah
Sabda Nabi Muhammad SAW
Syariat itu perbuatanku
Tharikat itu beberapa perbuatanku
Hakikat itu beberapa kelakuanku
Ma'rifat itu kepala hartaku
Syariat, tharikat, hakikat dan ma'rifat itu tidak dapat diceraikan satu sama lainnya, Jika dipisahkan binasalah islamnya, begitu pula iman, islam, tuhid dan ma'rifat tidak boleh diperceraikan
Dinamai syariat itu kita sembah akan Allah, yakni kita kerjakan segala suruh Allah dan kita hentikan larangan Allah
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyuang
(Bagian ke 41)
Tuhan Yang Maha Esa Maha Raja Seluruh Alam
Kejadian bathin:
Soal:
Mana kejadian anak Adam Yang bathin ?
Jawab:
1. Wujud
2. Ilmu
3. Nur
4. Syuhud
Soal:
Apa arti wujud,ilmu,nur,syuhud ?
Jwab:
Arti wujud Zat Allah
Arti ilmu Sifat Allah
Arti Nur Asma Allah
Arti syuhud af'al Allah atau perbuatan Allah
Soal:
Zat itu jadi apa pada kita ?
Sifat itu jadi apa pada kita ?
Af'al itu jadi apa pada kita ?
Asma' itu jadi apa pada kita ?
Jawab:
Zat itu rahasia pada kita
Sifat itu nyawa pada kita
Af'al itu tubuh pada kita
Asama itu hati pada kita
Arifbillah
Orang yang mengetahui Tuhan
Orang yang tahu dengan Tuhan ialah orang yang tahu dengan dirinya dan tahu akan:
1. Asma' Allah
2. Af'al Allah
3. Sifat Allah
4. Zat Allah
Dan fahu akan lahir, bathin, baik, jahat, tidak suka kalau ia dipuji, tiada duka kalau ia dicela.
Siapa orang yang barilmu ?
Orang berilmu ialah orang yang tahu akan baik, jahat,lahir, bathin, awal, akhir, halal, haram, rukun, syarat, sah, dan bathal.
Misal misal, umpama umpama
Untuk mendekatkan faham
Bahwa Allah meliputi sekalian Alam
Al Qur'an
Allah Zat Yang Maha Esa meliputi sekalian alam
Untuk mendekatkan faham bagaimana yang dikatakan
I. Bahwa Allah Zat Yang Maha Esa meliputi seluruh alam yaitu:
Mari kita lihat laut, ombak, dan buih.
Laut, ombak, dan buih itu tempat menyatakan air jua,
tiada yang ada hanya semata mata air.
Maka tatkala bergeraklah air itu dinamakan ia ombak.
Tatkala ombak itu bergulung gulung ditiup angin, kelihatanlah ombak itu seperti buih seolah olah bunga air.
Maka tatkala luaslah gerak ombak buih itu air juga semata mata.
Kalau tidak ada air tidak akan ada buih
Kalau tidak air tidak akan ada ombak
Kalau tidak air tidak akan ada lautan
Air itulah yang meliputi laut ombak dan buih
Jika air tidak bergerak gerak dan tidak berbuih dan jika tidak pula air itu bertempat pada tempat yang luas tidaklah akan ada lautan.
Air itulah yang meliputi laut, ombak, dan buih, maka apa yang ada tidak lain ialah air semata mata.
Kira kira demikian misal untuk mendekatkan faham, Bahwa Allah Zat Yang Maha Esa meliputi tiap tiap sesuatu, yaitu meliputi seluruh alam. Tegasnya seluruh semesta alam diliputi oleh Sifat Ketuhanan Yang Maha Esa
II. Lihat sehelai kain
Kain itu terdiri dari benang
Benang itu terdiri dari kapas
Kalau tidak ada kapas benangpun tidak ada.
Kalau tidak ada benang kainpun tidak ada
Mengenai diri batu loncatan atau tangga untuk mengenal Allah
Berapa macam diri itu?
Diri itu tiga macam
1. Diri yang sebenar diri
2. Diri yang terperi
3. Diri yang terdiri
Sebenar diri itu keadaan kapas
Diri terperi keadaan benang
Diri terdiri keadaan kain.
Kain umpama Adam
Benang umpama Muhammad
Allah umpama kapas, untuk mendekatkan paham yakni Allah meliputi Muhammad dan Adam
Adam diri terdiri
Muhammad diri terperi
Allah meliputi sebenar benar diri
Ini adalah semata mata untuk mendekatkan paham saja, pada hakekatnya Allah yang tahu
Umpama misal,
Zat Allah itu rahasia diri kita
Sifat Allah itu rahasia nyawa kita
Af'al Allah itu rahasia tubuh kita
Asma' Allah itu rahasia hati kita
Jalan mencari Allah dalam tubuh kita ada 4 macam:
1 syariat
2 Tharikat
3 Hakikat
4 Ma'rifat
Syariat itu apa kepada Rasulullah ?
Tharikat itu apa kepada Rasulullah ?
Hakikat itu apa kepada Rasulullah ?
Ma'rifat itu apa kepada Rasulullah ?
Syariat itu beberapa kata Rasulullah
Tharikat itu beberapa fiil (pekerjaan) Rasulullah
Hakikat itu beberapa kelakuan Rasulillah
Ma'rifat itu kepala harta Rasulullah
Sabda Nabi Muhammad SAW
Syariat itu perbuatanku
Tharikat itu beberapa perbuatanku
Hakikat itu beberapa kelakuanku
Ma'rifat itu kepala hartaku
Syariat, tharikat, hakikat dan ma'rifat itu tidak dapat diceraikan satu sama lainnya, Jika dipisahkan binasalah islamnya, begitu pula iman, islam, tuhid dan ma'rifat tidak boleh diperceraikan
Dinamai syariat itu kita sembah akan Allah, yakni kita kerjakan segala suruh Allah dan kita hentikan larangan Allah
KEMBALI KETANAH ASAL
NAN TASIREK DALAM TAMBO ASAL BUNDO KANDUANG KAMPUANG DALAM KORONG SUMPU GUDAM PAGARUYUNG
(BAGIAN KE 40)
TUHAN YANG MAHA ESA MAHA RAJA SELURUH ALAM.
Karatau madang di ulu, babuah babungo balun.
karantau lah bujang daulu nak, dirumah paguno balun.
induak cari dusanak cari, induak samang cari dahulu
Disurau surau di Pagaruyung kapado nan mudo jolong kagadang
Selaku mamak terhadap kemenakan, diberi perbekalan paham Hakikat dengan Allah. melalui hati dengan tarekat. digali asal kjadian manusia nan lahia jo nan batin, sarato dengan kaji tubuah
Dibudayakan dengan kesenian dalam kampuang,
basalawatkan dengan dulang, badikia dengan mundam
tanyo bajawab dalam kaji, mencari kebenaran hakiki Allah.
Siapa orang yang dinamai sampai kepada Allah ?
Orang yang dinamai sampai kepada Allah, yakni hapus sekalian yang ada dalam alam ini dari pemandangan dalam hatinya, hanya senantiasa hadir hatinya kepada Allah, yakni orang itu tidak lalai, lupa,lengah kepada Allah barang satu kejap mata.
Syariat (Fiqhiyah)
Hakikat (tasawwuf)
Amal syariat ada batasnya, seperti sembayang, puasa dan haji dan hakikat tidak ada batadnya yakni umpama laut tidak bertepi.
Agama yang dibawa nabi Muhammad 2 macam
1. Syariat dikatakan fiqhiyah (lahir)
2. Hakikat (bathin) ilmu Tasawwuf
Yang menyampaikan seseorang dari syariat kepada hakikat ialah Tharikat.
Tharekat itu ialah sebagai seorang kadhi yang memperhubungkan antara syariat dengan hakikat
Kalau sudah sempurna yang tiga macam itu, yaitu syariat tharikat hakikat, maka mendapatlah orang kelezatan beragama (Ma"rifat)
Soal:
Syariat itu apa pada kita ?
Tharikat itu apa pada kita ?
Hakikat itu apa pada kita ?
Ma'rifat itu apa pada kita ?
Jawab:
Syariat itu tubuh pada kita
Tharikat itu hati pada kita
Hakikat itu nyawa pada kita
Ma"rifat itu rahasia pada kita
Soal:
Dimana tempat Syariat ?
Dimana tempat Tharikat ?
Dimana tempat Hakikat ?
Dimana tempat Ma'rifat
Jawab:
Tempat syariat pada lidah
Tempat tharikat pada hati
Tempat Hakikat pada nyawa
Tempat Ma"rifat meliputi sekalian badan
Kejadian lahir:
Soal:
Syariat itu kejadian dari apa ?
Tharikat itu kejadian dari apa ?
Hakikat itu kejadian dari apa ?
Ma'rifat itu kejadian dari apa ?
Jawab:
Kejadian Syariat dari air
Kejadian Tharikat dari angin
Kejadian hakikat dari bumi
Kejadian Ma'rifat dari api
Soal:
Jika syariat dari air, air yang mana ?
Jika Tharikat dari angin, angin yang mana ?
Jika Hakikat dari bumi, bumi yang mana ?
Jika Ma'rifat dari api, api yang mana
Jawab:
Air itu cahaya (Nur) Muhammad
Angin itu nafas Muhammad
Bumi itu badan Muhammad
Api itu nazhir Muhammad
Soal:
Mana awalMuhammad ?
Mana akhir Muhammad ?
Mana zhohir Muhammad ?
Mana bathin Muhammad ?
Jawab:
Awal Muhammad nurani Nyawa pada kita
Akhir Muhammad Rohani hati pada kita
Zhohir Muhammad insani tubuh pada kita
Bathin Muhammad rabbani rahasia pada kita
Soal:
Dimana asal kejadian anak Adam ?
Jawab:
Anak Adam lahir dari anasir yang empat, pertama tanah, kedua air, ketiga angin, keempat api.
Soal:
Tanah itu terjadi dar apa ?
Air itu terjadi dari apa ?
Angin itu terjadi dari apa ?
Api itu terjadi dari apa ?
Jawab:
Tanah itu terjadi dari air
Air itu terjadi dari angin
Angin itu terjadi dar api
Api itu rahasia Muhammad
Soal:
Tanah itu jadi apa pada kita ?
Air itu jadi apa pada kita ?
Angin itu jadi apa pada kita ?
Api itu jadi apa pada kita ?
Jawab:
Tanah itu jadi daging pada kita
Air itu jadi tulang pada kita
Angin itu jadi urat pada kita
Api itu jadi darah pada kita
Kejadian yang bathin:
Soal:
NAN TASIREK DALAM TAMBO ASAL BUNDO KANDUANG KAMPUANG DALAM KORONG SUMPU GUDAM PAGARUYUNG
(BAGIAN KE 40)
TUHAN YANG MAHA ESA MAHA RAJA SELURUH ALAM.
Karatau madang di ulu, babuah babungo balun.
karantau lah bujang daulu nak, dirumah paguno balun.
induak cari dusanak cari, induak samang cari dahulu
Disurau surau di Pagaruyung kapado nan mudo jolong kagadang
Selaku mamak terhadap kemenakan, diberi perbekalan paham Hakikat dengan Allah. melalui hati dengan tarekat. digali asal kjadian manusia nan lahia jo nan batin, sarato dengan kaji tubuah
Dibudayakan dengan kesenian dalam kampuang,
basalawatkan dengan dulang, badikia dengan mundam
tanyo bajawab dalam kaji, mencari kebenaran hakiki Allah.
Siapa orang yang dinamai sampai kepada Allah ?
Orang yang dinamai sampai kepada Allah, yakni hapus sekalian yang ada dalam alam ini dari pemandangan dalam hatinya, hanya senantiasa hadir hatinya kepada Allah, yakni orang itu tidak lalai, lupa,lengah kepada Allah barang satu kejap mata.
Syariat (Fiqhiyah)
Hakikat (tasawwuf)
Amal syariat ada batasnya, seperti sembayang, puasa dan haji dan hakikat tidak ada batadnya yakni umpama laut tidak bertepi.
Agama yang dibawa nabi Muhammad 2 macam
1. Syariat dikatakan fiqhiyah (lahir)
2. Hakikat (bathin) ilmu Tasawwuf
Yang menyampaikan seseorang dari syariat kepada hakikat ialah Tharikat.
Tharekat itu ialah sebagai seorang kadhi yang memperhubungkan antara syariat dengan hakikat
Kalau sudah sempurna yang tiga macam itu, yaitu syariat tharikat hakikat, maka mendapatlah orang kelezatan beragama (Ma"rifat)
Soal:
Syariat itu apa pada kita ?
Tharikat itu apa pada kita ?
Hakikat itu apa pada kita ?
Ma'rifat itu apa pada kita ?
Jawab:
Syariat itu tubuh pada kita
Tharikat itu hati pada kita
Hakikat itu nyawa pada kita
Ma"rifat itu rahasia pada kita
Soal:
Dimana tempat Syariat ?
Dimana tempat Tharikat ?
Dimana tempat Hakikat ?
Dimana tempat Ma'rifat
Jawab:
Tempat syariat pada lidah
Tempat tharikat pada hati
Tempat Hakikat pada nyawa
Tempat Ma"rifat meliputi sekalian badan
Kejadian lahir:
Soal:
Syariat itu kejadian dari apa ?
Tharikat itu kejadian dari apa ?
Hakikat itu kejadian dari apa ?
Ma'rifat itu kejadian dari apa ?
Jawab:
Kejadian Syariat dari air
Kejadian Tharikat dari angin
Kejadian hakikat dari bumi
Kejadian Ma'rifat dari api
Soal:
Jika syariat dari air, air yang mana ?
Jika Tharikat dari angin, angin yang mana ?
Jika Hakikat dari bumi, bumi yang mana ?
Jika Ma'rifat dari api, api yang mana
Jawab:
Air itu cahaya (Nur) Muhammad
Angin itu nafas Muhammad
Bumi itu badan Muhammad
Api itu nazhir Muhammad
Soal:
Mana awalMuhammad ?
Mana akhir Muhammad ?
Mana zhohir Muhammad ?
Mana bathin Muhammad ?
Jawab:
Awal Muhammad nurani Nyawa pada kita
Akhir Muhammad Rohani hati pada kita
Zhohir Muhammad insani tubuh pada kita
Bathin Muhammad rabbani rahasia pada kita
Soal:
Dimana asal kejadian anak Adam ?
Jawab:
Anak Adam lahir dari anasir yang empat, pertama tanah, kedua air, ketiga angin, keempat api.
Soal:
Tanah itu terjadi dar apa ?
Air itu terjadi dari apa ?
Angin itu terjadi dari apa ?
Api itu terjadi dari apa ?
Jawab:
Tanah itu terjadi dari air
Air itu terjadi dari angin
Angin itu terjadi dar api
Api itu rahasia Muhammad
Soal:
Tanah itu jadi apa pada kita ?
Air itu jadi apa pada kita ?
Angin itu jadi apa pada kita ?
Api itu jadi apa pada kita ?
Jawab:
Tanah itu jadi daging pada kita
Air itu jadi tulang pada kita
Angin itu jadi urat pada kita
Api itu jadi darah pada kita
Kejadian yang bathin:
Soal:
Kamis, 31 Oktober 2013
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung .Bagian ke 39.
Allah Yang Maha Kuasa Maha Raja Seluruh Alam
Dari tahun 1974 sampai tahun 1982 saya bekerja sebagai tenaga pengajar,
Tahun 1982 sampai tahun 2009 saya bekerja sebagai pimpinan Sekolah dan berpindah pindah sekolah yang saya pimpin.
Tahun 2009 saya pensin.
Setelah pensiun saya bergerak membudidayakan ikan air tawar dan bermacam maca jenis ikan atau berherak di bidang pembenihan. usaha yang saya lakukan disambut baik oleh Pemerintah dengan memberi nama Unit Pembenihan Rakyat. Karena lokasi tempat saya membenihkan ikan tidak begitu luas, ada baiknya saya pilih satu jenis ikan air tawar. dan saya budayakan pembenikan ikan Gurami saja, inilah kegiatan yang saya lakukan selama pensiun.
Karena umur saya telah seumur nabi atau 63 tahun, saya menulis apa yang saya remukan didalam hidup saya, mudah mudahan tulisan saya bisa dibaca oleh anak kemenakan saya dan cucu saya di Pagaruyung, karena Tambo Asal Bundo Kanduang Kampung Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruying, saya bawa kemana saya pergi dari kecil saya.
Untuk mendalami yang tersirat dari Tambo Asal itu, ada amanah yang diterima Turun temurun, dan amanah itu juga telah saya sampaikan kepada yang diizinkan Allah untuk menerimanya. amanah ini Wajb dipakai untuk memimpin oleh Raja, Datuak atau Pengulu dalam Kampuang di mainang kabau khususnya. Yang menjadikan Allah sebagai Wali didalam hidupnya.
Amanah ini bukan kekuasaan saya untuk menyampaikannya, tetapi saya sebagai alat saja dan dikuasai oleh Yang Maha Kuasa. saya seorang hamba yang tak berdaya.
Budidaya pembenihan ikan gurami yang saya lakukan sudah menampakkan hasil.
Petani kolam telah banyak membeli hasil pembenihan gurami dari kolam pembenikan yang saya budidayakan.
masyarakat sekitar telah mulai membuat bak bak rumah tangga dan bisa jadi pembesaran ikan gurami, karena ikan gurami bisa hidup pada bak yang tidak mengalir airnya.
Setelah ikan memijahkan telurnya dalam sarang yang saya dediaka, dan telur itu saya masukkan kedalam wadah atau baskom, setiap baskom berisi lebih kurang seribu butir telur, satu induk bisa memijahkan telur sampai 3 sampai 4 rb butir. 2 hari dalam baskom telur telah mulai bergerak memutar, berarti brenih telah bernyawa atas kekuasaan Allah. yang pertama keluar dari teluh adalah ekor ikan dan belum pakai kepala, setelah berumur 4 sampai 5 hari baru kelihatan kepala ikan dan mulai gerak ikan lurus dan berjalan, setelah ber umur 7 hari ,persediaan makanan pafa ikan telah mulai habis, ikan saya msukkan kedalam bak yang telah saya sediakan, ikan mulai saya beri makan kuning telir ayam yang sudah saya rebus, setelah ber umur 21 hari, ikan sudah bisa dipindahkan ke kolam yang lebih besar dan mulai diberi makan pelet halus atau roti regal..
saya betkesimpulan bahwa apapun yang kita usahakan Allah pasti menolong malah memberi nyawa telur dalam baskom yang selalu saya lihat dalam usaha saya, dan membesarkan sampai menjadi daging gurami yang sedap untuk dimakan, tanpa nyawa ikan akan busuk dagingnya, tetapi kepada ikan tidak ditiupkan roh untuk memimpin dan berpikir, kalau dipancing dengan kail pakai umpan, ikan memakan kail itu yang membuat hidungnya terkait,
semua diciptakan Tuhan dipermukaan bumi untuk manusia yang berpikir, menikmati rahmat yang telah tersedia, dan pikir lah yang bisa menyelidiki rahasia dalam alam dunia ini, kalau kita lupa pada Allah dalam bekerja, Allah pasti maha mengetahui, dan kepada Allah kembali segala urusan, mari kita sama sama malu pada Allah yang Maha kuasa.
*Mari kita bersama sama
*Ingat dengan Allah setiap saat, setiap detik
*Sembayang 5 waktu dilaksanakan
*Hukum kita taati
BALDATUN TOIBATUN WARABBUR ROHIM.
Wilayah terbaik adalah Keraton Tuhan.
Allah Yang Maha Kuasa Maha Raja Seluruh Alam
Dari tahun 1974 sampai tahun 1982 saya bekerja sebagai tenaga pengajar,
Tahun 1982 sampai tahun 2009 saya bekerja sebagai pimpinan Sekolah dan berpindah pindah sekolah yang saya pimpin.
Tahun 2009 saya pensin.
Setelah pensiun saya bergerak membudidayakan ikan air tawar dan bermacam maca jenis ikan atau berherak di bidang pembenihan. usaha yang saya lakukan disambut baik oleh Pemerintah dengan memberi nama Unit Pembenihan Rakyat. Karena lokasi tempat saya membenihkan ikan tidak begitu luas, ada baiknya saya pilih satu jenis ikan air tawar. dan saya budayakan pembenikan ikan Gurami saja, inilah kegiatan yang saya lakukan selama pensiun.
Karena umur saya telah seumur nabi atau 63 tahun, saya menulis apa yang saya remukan didalam hidup saya, mudah mudahan tulisan saya bisa dibaca oleh anak kemenakan saya dan cucu saya di Pagaruyung, karena Tambo Asal Bundo Kanduang Kampung Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruying, saya bawa kemana saya pergi dari kecil saya.
Untuk mendalami yang tersirat dari Tambo Asal itu, ada amanah yang diterima Turun temurun, dan amanah itu juga telah saya sampaikan kepada yang diizinkan Allah untuk menerimanya. amanah ini Wajb dipakai untuk memimpin oleh Raja, Datuak atau Pengulu dalam Kampuang di mainang kabau khususnya. Yang menjadikan Allah sebagai Wali didalam hidupnya.
Amanah ini bukan kekuasaan saya untuk menyampaikannya, tetapi saya sebagai alat saja dan dikuasai oleh Yang Maha Kuasa. saya seorang hamba yang tak berdaya.
Budidaya pembenihan ikan gurami yang saya lakukan sudah menampakkan hasil.
Petani kolam telah banyak membeli hasil pembenihan gurami dari kolam pembenikan yang saya budidayakan.
masyarakat sekitar telah mulai membuat bak bak rumah tangga dan bisa jadi pembesaran ikan gurami, karena ikan gurami bisa hidup pada bak yang tidak mengalir airnya.
Setelah ikan memijahkan telurnya dalam sarang yang saya dediaka, dan telur itu saya masukkan kedalam wadah atau baskom, setiap baskom berisi lebih kurang seribu butir telur, satu induk bisa memijahkan telur sampai 3 sampai 4 rb butir. 2 hari dalam baskom telur telah mulai bergerak memutar, berarti brenih telah bernyawa atas kekuasaan Allah. yang pertama keluar dari teluh adalah ekor ikan dan belum pakai kepala, setelah berumur 4 sampai 5 hari baru kelihatan kepala ikan dan mulai gerak ikan lurus dan berjalan, setelah ber umur 7 hari ,persediaan makanan pafa ikan telah mulai habis, ikan saya msukkan kedalam bak yang telah saya sediakan, ikan mulai saya beri makan kuning telir ayam yang sudah saya rebus, setelah ber umur 21 hari, ikan sudah bisa dipindahkan ke kolam yang lebih besar dan mulai diberi makan pelet halus atau roti regal..
saya betkesimpulan bahwa apapun yang kita usahakan Allah pasti menolong malah memberi nyawa telur dalam baskom yang selalu saya lihat dalam usaha saya, dan membesarkan sampai menjadi daging gurami yang sedap untuk dimakan, tanpa nyawa ikan akan busuk dagingnya, tetapi kepada ikan tidak ditiupkan roh untuk memimpin dan berpikir, kalau dipancing dengan kail pakai umpan, ikan memakan kail itu yang membuat hidungnya terkait,
semua diciptakan Tuhan dipermukaan bumi untuk manusia yang berpikir, menikmati rahmat yang telah tersedia, dan pikir lah yang bisa menyelidiki rahasia dalam alam dunia ini, kalau kita lupa pada Allah dalam bekerja, Allah pasti maha mengetahui, dan kepada Allah kembali segala urusan, mari kita sama sama malu pada Allah yang Maha kuasa.
*Mari kita bersama sama
*Ingat dengan Allah setiap saat, setiap detik
*Sembayang 5 waktu dilaksanakan
*Hukum kita taati
BALDATUN TOIBATUN WARABBUR ROHIM.
Wilayah terbaik adalah Keraton Tuhan.
Nan tasirek dalam tambo asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyuang .Bagian ke 38.
Allah Yang Maha Kuasa Maha Raja Seluruh Alam.
Tujuan hidup adalah TUHAN,
untuk mengenal Tuhan, mengenal diri sendiri terlebih dahulu.
Zat diri manusia lebih dekat ke Tuhan dari pada ke diri nafsu yang dihidupkan sementara didunia.
Untuk mengenal zat diri itu, tidak mampu dikenal dengan akal pikir manusia dengan penyelidikan yang bertitik tumpu dari nafsu atau roh hewani.
Zat diri itu yang datang dari Tuhan atau Roh Sultoni,
Roh Sultoni kemuliaan kejadian manusia,
Roh Sultoni inilah Diri manusia,
Insan hakakiki atau jasat yang kekal.
Jasat yang diciptakan dari setetes mani Adam dan Hawa adalah sangkar, untuk penguji kepemimpinan Roh Sultoni.
Setelah mengenal Diri, manusia wajib mengenal Tuhan.
Zat Diri manusia wajib Tajali ke dengan Allah.
Manusia hakiki Menyatu ke Tuhan
Manusia Dalam Tuhan,
Setiap pekerjaan Dengan Tuhan
Tidak ada lagi AKU selain Tuhan, berkuasa dalam nafsi selaku hamba Tuhan
Tidak ada aku yang lain mengendalikan pikir.
Pikir akan berpungsi sebsgai Nur dari Nur Tuhan Dalam Tuhan.
Diri nafsi adalah hamba Tuhan atau Nur dar pikir tempat zahir niat kerja.
manusia memimpin hamba Dalam Tuhan,
bila ada aku dalam hamba, zat diri manusia tidak bertuhan pada Yang Maha Kuasa, tetapi mendirikan sesuatu berkuasa dalam diri nafsi.
Akal pikir nafsi akan diperbudak daya daya, goda goda dalam dunia, kepuasannya kenikmatan duniawi yang penuh kepalsuan.
Setiap manusia wajib dalam Tuhan.
Tuhan itu Esa
Zat diri manusia sebanyak manusia
Manusia Mardeka, masuk dalam Tuhan Yang Esa.
Semua manusia dari Tuhan Yang Esa.
Persatuan manusia sama sama Dalam Tuhan.
Penguasa dan Pemerintah adalah TUHAN
Bila manusia tidak bertuhan, atau tidak masuk kedalsm Tuhan adalah durhaka, menyekutukan Tuhan dengan Zat dirinya, dalam nafsu, sudah pasti nafsu yang berkuasa dalam dirinya, atau bertuhanpada nafsu.
Persatuan nafsu bersatu, akan terjadi perpecah belahan dimuka bumi, semua manusia nafsi ini, akan mementingkan keuntungan pribadi masing masing.
Manusia wajib masuk kedalam Tuhan Yang Maha Esa.
GARUDA, Gaib Ruh Dat, atau gaib ruh ke Zat Allah
Manusia Mardeka Dikuasai Tuhan Yang Maha Esa,
manusia ini tidak ada ujud lain yang berkuasa dalam dirinya, dirinya hamba Tuhan, tingkah lakunya amal Tuhan atau tingkah SkuNya Allah.
Manusia Utuh Dalam Tuhan
Manusia Utuh adalah Sedi Perdamaian Dunia
Setiap hamba menuntut ilmu, akan memiliki pengetahuan terpimpin,
Setinggi apapun ilmu pengetahuan manusia itu, tidak akan terlepad dari kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, dan akan dipergunakan demi Tuhan Yang Maha Esa.
Pertalian sesama manusia zat dirinya satu pada ZAT TUHAN YANG MAHA ESA."BHINEKA TUNGGAL IKA"
Hidup diliputi:
Tuhan yang Awal, Tuhan Yang Akhir, Tuhan Yang Zohir, Tuhan Yang Bhatin. Tuhan berkuasa atas tiap tiap sesuatu.
Tuhan mengetahui apa apa yang kamu kerjakan
Tuhan melihat apa apa yang kamu kerjskan
Tuhan beserta kamu dimana saja kamu berada
Setiap pekerjaan dengan Tuhan
Manusia Mardeka adalah INSAN SEMPURNA.
Jangan membuat perpecah belahan dimuka bumi Tuhan.
Tidak satupun yang terlepas dar Kekuasaan Tuhan
Tidak satupun yang terlepas dari pengetahuan Tuhan.
Badan takluk kepada roh, roh takluk kepada nyawa, nyawa takluk kepada Allah.
Badan roh nyawa Allah, tidak boleh dipisahkan
Setiap rakyat berbuat, tidak boleh terputus tali pemerintahannya sampai pada Tuhan Yang Maha Esa
Wajib hadir dipangkuan Tuhan
Zat diri manusia Esa ke Zat Tuhan
Aku bersaksi mengaku, bahwa tiada Tuhan selain dari pada Allah, dan mengaku, bahwa Muhammad itu pesuruh Allah
Amat melanggar mendirikan aku dalam jasat.
TIADA YANG BERHAK MENGATAKAN AKU SELAIN DARI PADA ALLAH
Mendirikan aku berarti mendirikan tuhan
Jika mendirikan Tuhan dalam diri, berarti dirinya Tuhan, apakah manusia bertuhan sendiri sendiri, atau setiap diri manusia.
Zat diri manusia wajib mi'raj Dengan Nur ke Zat Allah Yang berdiri Sendiri,
Seluruh Zat diri manusia kembali kepada Zat Yang Berdiri Sendiri
Setiap manusia wajib mengenal dirinya mengenal Tuhan.
Zat diri manusia wajib gaib dengan Tuhan ke Tuhan Yang Maha esa
Tuhan Yang Maha Esa Mengatur Seluruh Alam
Segala puji bagi Allah Seru Sekalian Alam
Manusia yang zahir adalah Hamba Tuhan
Tiada kekuasaan didalam hamba atau akuan, atau rasa ada aku dalam hamba..
Tiada aku selain isi hatiku yang paling dalam.
Isi hatiku yang paling dalam adalah Allah
Asal manusia adalah Allah, kita wajib kembali ke Asal.
Allah Yang Maha Kuasa Maha Raja Seluruh Alam.
Tujuan hidup adalah TUHAN,
untuk mengenal Tuhan, mengenal diri sendiri terlebih dahulu.
Zat diri manusia lebih dekat ke Tuhan dari pada ke diri nafsu yang dihidupkan sementara didunia.
Untuk mengenal zat diri itu, tidak mampu dikenal dengan akal pikir manusia dengan penyelidikan yang bertitik tumpu dari nafsu atau roh hewani.
Zat diri itu yang datang dari Tuhan atau Roh Sultoni,
Roh Sultoni kemuliaan kejadian manusia,
Roh Sultoni inilah Diri manusia,
Insan hakakiki atau jasat yang kekal.
Jasat yang diciptakan dari setetes mani Adam dan Hawa adalah sangkar, untuk penguji kepemimpinan Roh Sultoni.
Setelah mengenal Diri, manusia wajib mengenal Tuhan.
Zat Diri manusia wajib Tajali ke dengan Allah.
Manusia hakiki Menyatu ke Tuhan
Manusia Dalam Tuhan,
Setiap pekerjaan Dengan Tuhan
Tidak ada lagi AKU selain Tuhan, berkuasa dalam nafsi selaku hamba Tuhan
Tidak ada aku yang lain mengendalikan pikir.
Pikir akan berpungsi sebsgai Nur dari Nur Tuhan Dalam Tuhan.
Diri nafsi adalah hamba Tuhan atau Nur dar pikir tempat zahir niat kerja.
manusia memimpin hamba Dalam Tuhan,
bila ada aku dalam hamba, zat diri manusia tidak bertuhan pada Yang Maha Kuasa, tetapi mendirikan sesuatu berkuasa dalam diri nafsi.
Akal pikir nafsi akan diperbudak daya daya, goda goda dalam dunia, kepuasannya kenikmatan duniawi yang penuh kepalsuan.
Setiap manusia wajib dalam Tuhan.
Tuhan itu Esa
Zat diri manusia sebanyak manusia
Manusia Mardeka, masuk dalam Tuhan Yang Esa.
Semua manusia dari Tuhan Yang Esa.
Persatuan manusia sama sama Dalam Tuhan.
Penguasa dan Pemerintah adalah TUHAN
Bila manusia tidak bertuhan, atau tidak masuk kedalsm Tuhan adalah durhaka, menyekutukan Tuhan dengan Zat dirinya, dalam nafsu, sudah pasti nafsu yang berkuasa dalam dirinya, atau bertuhanpada nafsu.
Persatuan nafsu bersatu, akan terjadi perpecah belahan dimuka bumi, semua manusia nafsi ini, akan mementingkan keuntungan pribadi masing masing.
Manusia wajib masuk kedalam Tuhan Yang Maha Esa.
GARUDA, Gaib Ruh Dat, atau gaib ruh ke Zat Allah
Manusia Mardeka Dikuasai Tuhan Yang Maha Esa,
manusia ini tidak ada ujud lain yang berkuasa dalam dirinya, dirinya hamba Tuhan, tingkah lakunya amal Tuhan atau tingkah SkuNya Allah.
Manusia Utuh Dalam Tuhan
Manusia Utuh adalah Sedi Perdamaian Dunia
Setiap hamba menuntut ilmu, akan memiliki pengetahuan terpimpin,
Setinggi apapun ilmu pengetahuan manusia itu, tidak akan terlepad dari kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, dan akan dipergunakan demi Tuhan Yang Maha Esa.
Pertalian sesama manusia zat dirinya satu pada ZAT TUHAN YANG MAHA ESA."BHINEKA TUNGGAL IKA"
Hidup diliputi:
Tuhan yang Awal, Tuhan Yang Akhir, Tuhan Yang Zohir, Tuhan Yang Bhatin. Tuhan berkuasa atas tiap tiap sesuatu.
Tuhan mengetahui apa apa yang kamu kerjakan
Tuhan melihat apa apa yang kamu kerjskan
Tuhan beserta kamu dimana saja kamu berada
Setiap pekerjaan dengan Tuhan
Manusia Mardeka adalah INSAN SEMPURNA.
Jangan membuat perpecah belahan dimuka bumi Tuhan.
Tidak satupun yang terlepas dar Kekuasaan Tuhan
Tidak satupun yang terlepas dari pengetahuan Tuhan.
Badan takluk kepada roh, roh takluk kepada nyawa, nyawa takluk kepada Allah.
Badan roh nyawa Allah, tidak boleh dipisahkan
Setiap rakyat berbuat, tidak boleh terputus tali pemerintahannya sampai pada Tuhan Yang Maha Esa
Wajib hadir dipangkuan Tuhan
Zat diri manusia Esa ke Zat Tuhan
Aku bersaksi mengaku, bahwa tiada Tuhan selain dari pada Allah, dan mengaku, bahwa Muhammad itu pesuruh Allah
Amat melanggar mendirikan aku dalam jasat.
TIADA YANG BERHAK MENGATAKAN AKU SELAIN DARI PADA ALLAH
Mendirikan aku berarti mendirikan tuhan
Jika mendirikan Tuhan dalam diri, berarti dirinya Tuhan, apakah manusia bertuhan sendiri sendiri, atau setiap diri manusia.
Zat diri manusia wajib mi'raj Dengan Nur ke Zat Allah Yang berdiri Sendiri,
Seluruh Zat diri manusia kembali kepada Zat Yang Berdiri Sendiri
Setiap manusia wajib mengenal dirinya mengenal Tuhan.
Zat diri manusia wajib gaib dengan Tuhan ke Tuhan Yang Maha esa
Tuhan Yang Maha Esa Mengatur Seluruh Alam
Segala puji bagi Allah Seru Sekalian Alam
Manusia yang zahir adalah Hamba Tuhan
Tiada kekuasaan didalam hamba atau akuan, atau rasa ada aku dalam hamba..
Tiada aku selain isi hatiku yang paling dalam.
Isi hatiku yang paling dalam adalah Allah
Asal manusia adalah Allah, kita wajib kembali ke Asal.
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyung. Bagian ke 37
Allah Maha Raja Seluruh Alam
Anak dilahirkan seperti kertas putih, orang tuanyalah yang menjadikan ia nasrani maupun majusi.
Kewajiban orang tua terhadap anaknya, adalah MEMPERTAHAN FITRAH anaknya, Pendidikan diberikan sejak dalam kandungan sampai akhir hayat.
Menuntut ilmu sejak dari ayunan sampai keliang lahat, tuntutlah ilmu walaupun sampai kenegeri cina.
bukun cari tuhan sampai kenegeri cina.
Wadah Pendidikan dan Pengajaran jauh berbeda, mengajar bukanlah mendidik, kekurangan Pendidikan tidak bisa diatasi dengan pengajaran yang banyak, Pendidikan adalah sendi pengajaran.
Pada hakikatnya, pendidikan dan pengajaran tidak dapat dipisahkan satu sama lain, cuma untuk meluruskan siapa yang memimpin dalam dirinya.
* Pendidikan adalah kendali pengajaran.
* Pengajaran tanpa pendidikan, berpengetahuan tak terkendali.
* Pengetahuan tak terkendali, orang akan dikuasai ilmu pengetahuan
* Orang yang dikuasai ilmu pengetahuan, tidak akan terlepas dari tuntutan.
* Orang yang selalu dituntut, tidak akan terlepas dari kesengsaraan.
* Orang yang sengsara, hidup dalam penderitaan.
Mendidik itu menanamkan kedalam hati, bahwa rohani itu adalah Fitrah Allah, Bahwa Fitrah itu yang harus dipertahankan selama lamanya (kesuciannya).
Fitrah itu yang ditugaskan memimpin dalam diri manusia, itulah cahaya yang datang dari pada Allah untuk menerangi hati, hati itu ibarat cermin atau kaca yang sangat peka menerima bayangan dar luar maupun dari dalam,
Dimana Fitrah Allah bersemayam ?
Didalam diri manusiakah atau di dalam Allah ?
Tawakal atau berserah diri, tawakal pada nafsu ,atau tawakal sama Allah.
Allah Berkata" Rohmu lebih dekat kepada Ku dari pada kepada dirimu sendiri.
berarti Fitrah atau kita wajib menyatu ke Allah.
Atau Roh Gaib ke Zat.
Manusia dikuasai Allah, Seluruh Alam dikuasai Allah Yang Maha Esa.
FITRAH BERSATU ESA BERSAMA.
Setiap tingkah laku atau tingkah aku,
adalah tingkah Aku Nya Allah, karena fitrah atau zat diri manusia telah meng aku dengan Allah kepada Allah.
Dan tiada Aku selain Allah.
Kepada Allah kembali segala Urusan.
Dan tiada aku dalam diri diri manusia yang banyak, manusia adalah hamba, digerakkan maka bergerak
Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan berradab, Persatuan Indonesia
Tingka laku manusia adalah amal Allah.
Allah sebagai Wali, atau pemimpin dalam seluruh Wilayah
Wilayah jasat,keluarga,rumah tangga, negeri dan Negara, serta dunia, alam roh dan alam akhirat, Tiada ujut selain Allah.
Nafsi manusia selaku hamba yang dipimpin didunia yang hidup semntara dengan pemberian karunia dari Allah, untuk menikmati rahmat Allah dipermukaan bumi, wajib jadi hamba dan terpimpin oleh fitrah sebagai saksi Dalam Allah memimpin hamba Nya. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
Allah pasti Maha Adil, dan pasti mengurus segala sesuatu, maka manusia wajib jadi hamba Allah, dan patuh pada Allah sebagai pemimpin, menghentikan tegah mengerjakan suruh.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
DI MINANG KABAU ADA KATA KATA"
Setiap perundingan dinamakan PASAMBAHAN
Kamanakan manyambah lahia, mamak manyambah batin
Anak dipangku kamanakan dibimbiang urang kampuang dipatenggangkan.
Kok tagang bajelo jelo, kok kandua badantiang dantiang
Lamak dek awak katuju dek urang.
Sehina-semalu
Kok tanah sabingkah lah bauntuak
kok rumpuik sahalai lah bapunyo
malu nan alun babagi
adat badusanak mamaga dusanak
adat basuku mamaga suku
adat bakampuang mamaga kampuang
adat banagari mamaga nagari
Nan tuo dimuliakan
Nan mudo dikasihi
Samo gadang lawan baiyo
kaba bayiak baimbauan
Kaba buruak bahambauan
Nan buto paambuih lasuang
Nan pakak palapeh badia
Nan lumpuah panghuni rumah
Nan kuek pambao baban
Nan binguang disuruah suruah
Nan cadiak lawan barundiang
Hilang samo barugi, mandapek samo balabo
Ringan samo dijinjiang, barek samo dipikua
Hati gajah samo dilapah, hati tungau samo dicacah
dimano bumi dipijak disitu langik dijujuang
Alua jo patuik, patuaik jo mungkin
Raso dibao nayiak, pareso dibao turun
Nak muliabatabua urai
Nak tanamo tagakkan manang
Nak pandai rajin baguru
Nak kayo kuek usaho
Daunnyo tampek balinduang
Batangnyo tampek basanda
Dahannyo tampek bagantuang
Ureknyo tampek baselo.
Allah Maha Raja Seluruh Alam
Anak dilahirkan seperti kertas putih, orang tuanyalah yang menjadikan ia nasrani maupun majusi.
Kewajiban orang tua terhadap anaknya, adalah MEMPERTAHAN FITRAH anaknya, Pendidikan diberikan sejak dalam kandungan sampai akhir hayat.
Menuntut ilmu sejak dari ayunan sampai keliang lahat, tuntutlah ilmu walaupun sampai kenegeri cina.
bukun cari tuhan sampai kenegeri cina.
Wadah Pendidikan dan Pengajaran jauh berbeda, mengajar bukanlah mendidik, kekurangan Pendidikan tidak bisa diatasi dengan pengajaran yang banyak, Pendidikan adalah sendi pengajaran.
Pada hakikatnya, pendidikan dan pengajaran tidak dapat dipisahkan satu sama lain, cuma untuk meluruskan siapa yang memimpin dalam dirinya.
* Pendidikan adalah kendali pengajaran.
* Pengajaran tanpa pendidikan, berpengetahuan tak terkendali.
* Pengetahuan tak terkendali, orang akan dikuasai ilmu pengetahuan
* Orang yang dikuasai ilmu pengetahuan, tidak akan terlepas dari tuntutan.
* Orang yang selalu dituntut, tidak akan terlepas dari kesengsaraan.
* Orang yang sengsara, hidup dalam penderitaan.
Mendidik itu menanamkan kedalam hati, bahwa rohani itu adalah Fitrah Allah, Bahwa Fitrah itu yang harus dipertahankan selama lamanya (kesuciannya).
Fitrah itu yang ditugaskan memimpin dalam diri manusia, itulah cahaya yang datang dari pada Allah untuk menerangi hati, hati itu ibarat cermin atau kaca yang sangat peka menerima bayangan dar luar maupun dari dalam,
Dimana Fitrah Allah bersemayam ?
Didalam diri manusiakah atau di dalam Allah ?
Tawakal atau berserah diri, tawakal pada nafsu ,atau tawakal sama Allah.
Allah Berkata" Rohmu lebih dekat kepada Ku dari pada kepada dirimu sendiri.
berarti Fitrah atau kita wajib menyatu ke Allah.
Atau Roh Gaib ke Zat.
Manusia dikuasai Allah, Seluruh Alam dikuasai Allah Yang Maha Esa.
FITRAH BERSATU ESA BERSAMA.
Setiap tingkah laku atau tingkah aku,
adalah tingkah Aku Nya Allah, karena fitrah atau zat diri manusia telah meng aku dengan Allah kepada Allah.
Dan tiada Aku selain Allah.
Kepada Allah kembali segala Urusan.
Dan tiada aku dalam diri diri manusia yang banyak, manusia adalah hamba, digerakkan maka bergerak
Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan berradab, Persatuan Indonesia
Tingka laku manusia adalah amal Allah.
Allah sebagai Wali, atau pemimpin dalam seluruh Wilayah
Wilayah jasat,keluarga,rumah tangga, negeri dan Negara, serta dunia, alam roh dan alam akhirat, Tiada ujut selain Allah.
Nafsi manusia selaku hamba yang dipimpin didunia yang hidup semntara dengan pemberian karunia dari Allah, untuk menikmati rahmat Allah dipermukaan bumi, wajib jadi hamba dan terpimpin oleh fitrah sebagai saksi Dalam Allah memimpin hamba Nya. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
Allah pasti Maha Adil, dan pasti mengurus segala sesuatu, maka manusia wajib jadi hamba Allah, dan patuh pada Allah sebagai pemimpin, menghentikan tegah mengerjakan suruh.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
DI MINANG KABAU ADA KATA KATA"
Setiap perundingan dinamakan PASAMBAHAN
Kamanakan manyambah lahia, mamak manyambah batin
Anak dipangku kamanakan dibimbiang urang kampuang dipatenggangkan.
Kok tagang bajelo jelo, kok kandua badantiang dantiang
Lamak dek awak katuju dek urang.
Sehina-semalu
Kok tanah sabingkah lah bauntuak
kok rumpuik sahalai lah bapunyo
malu nan alun babagi
adat badusanak mamaga dusanak
adat basuku mamaga suku
adat bakampuang mamaga kampuang
adat banagari mamaga nagari
Nan tuo dimuliakan
Nan mudo dikasihi
Samo gadang lawan baiyo
kaba bayiak baimbauan
Kaba buruak bahambauan
Nan buto paambuih lasuang
Nan pakak palapeh badia
Nan lumpuah panghuni rumah
Nan kuek pambao baban
Nan binguang disuruah suruah
Nan cadiak lawan barundiang
Hilang samo barugi, mandapek samo balabo
Ringan samo dijinjiang, barek samo dipikua
Hati gajah samo dilapah, hati tungau samo dicacah
dimano bumi dipijak disitu langik dijujuang
Alua jo patuik, patuaik jo mungkin
Raso dibao nayiak, pareso dibao turun
Nak muliabatabua urai
Nak tanamo tagakkan manang
Nak pandai rajin baguru
Nak kayo kuek usaho
Daunnyo tampek balinduang
Batangnyo tampek basanda
Dahannyo tampek bagantuang
Ureknyo tampek baselo.
Langganan:
Postingan (Atom)