Kembali ketanah asal
Nan tasirek dalam Tambo Asal Bundo Kanduang Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyuang. Bagian ke 12
Pasan Bundo Kanduang, untuak anak cucu Rumah Tabiang Tanjuang Bungo Kampuang Dalam Korong Sumpu Gudam Pagaruyuang
Auzubillahiminassyaitonirrojim
Bismillihirrahmanirrahim
Ashaduallailahailallah Waashuduanna Muhammadarrasulullah
Lailahailallah Muhammadarasulullah
Lahaulawalaquwatailabillahilaliyilaziim
1. Katakanlah Dia adalah Allah Yang Maha Esa
2. Allah adalah Tuhan Yang Bergantung kapadanya segala sesuatu
3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan
4. Dan tiada seorangpun yang setara dengan Dia
Ya Allah! Berilah aku Nur dan tambah tambahlah padaku Nur,
Jadikanlah Nur dihatiku, dikuburku, pada pendengaranku, sampai nabi mengatakan pada rambutku, kulitku, dagingku, darahku dan tulangku.
Nabi pernah ditanya tentang firman Allah
.Ingatlah maka barang siapa yang dibukakan hatinya oleh Allah kepada islam, maka iaitu orang yang mendapat Nur dari Tuhannya.
Ya Allah Berilah ia pengertian dalam agama dan ajarilah ia taqwil atau penjelasan segala sesuatu dalam agama
Diantara doa nabi pada permulaan sholat ialah..
Ya Allah, tunjukanlah aku kepada budi pekerti yang paling baik, tiada seorang yang dapat menunjukan hal itu kecuali Engkau, ya Allah jauhkanlah dari padaku budipekerti yang jahat, tidak ada yang dapat menjauhkan budipekrrti jahat itu kecuali Engkau.
Allah akan memberikan hikmah kepada siapa yang dikehedakiNya.
Musuhmu yang paling perlu kau lawan ialah nafsu yang ada didalam tubuhmu.
.apakah engkau tahu, siapa orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan ia disesatkan Allah dalam keadaan mengetahui.
Dia telah menurutkan hawa nafsunya, dia itu seumpama seekor anjing, kalau engkau berani anjing itu akan menjulurkan lidahnya atau terenhah engah,atau kau biarkan,tidak kau berani, iapun akan menjulurkan lidahnya.
.adapun yang takut kepada Tuhannya dan menahan nafsu dan segala keinginannya, maka sesungguhnya sorgalah tempat ia berlindung.
.apabila Allah menghendaki kebajikan kepada seseorang, maka Allah akan menjadikan untuknya penasehat dari hatinya, sendiri.
Barang siapa yang hatinya menjadi penasehat baginya, maka Allah menjadi menjadi pelindung atasnya.
.hati yang demikianlah yang senantiasa ingat atau zikir kepada Allah.
Bila dosa telah bertimbun timbun akan tertutuplah hati, dan dalam keadaan yang demikian menjadi butalah hati, dari mendapat hak, dan
kebenaran agama , ia menganggap ringan terhadap urusan akhirat, dan sebaliknya, menganggap besar ,penting, kepada hal keduniaan,
sehingga perhatiannya terhenti pada dunia saja. Kalau pendengarannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar